Kelembagaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sanitasi (Persampahan dan Air Limbah Domestik)

Modul Belajar 13 – Kelembagaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sanitasi (Persampahan dan Air Limbah Domestik)

Tujuan:

  • Memberikan petunjuk tentang pemetaan kelembagaan masyarakat pengelola sanitasi.
  • Memberikan rekomendasi tentang pembentukan, pendampingan, dan pembinaan kelembagaan masyarakat pengelola sanitasi.

Sasaran:

  • Pokja Sanitasi/AMPL atau nama lainnya di kabupaten/kota
  • Pokja Sanitasi/AMPL atau nama lainnya di provinsi
  • OPD terkait sanitasi di kabupaten/kota dan provinsi
  • Fasilitator Implementasi di provinsi (berbagai keahlian)
  • Tenaga Ahli di Pusat yang bekerja di lingkungan PPSP
  • PMU dan PIU PPSP

Kegiatan dan Estimasi Waktu Pembelajaran:

  1. Mempelajari teks serta referensi yang disediakan : 45 menit
  2. Mengerjakan kuis pra-pelatihan : 15 menit

Pengantar:

Di samping empat aspek utama (regulasi, pendanaan, teknis, dan kelembagaan), peran serta masyarakat turut mengambil peran penting dalam menyukseskan keberlanjutan pengelolaan. Dengan aktifnya peran masyarakat, risiko akan adanya IPAL Komunal yang berakhir tidak terpelihara, bank sampah yang mati suri, atau MCK yang rusak pun semakin kecil. Di samping itu, dengan memiliki sarana bersama untuk dijaga, masyarakat menjadi tergerak untuk mengembangkan kelompoknya berdasarkan agenda bersama. Karenanya, Pemerintah Daerah perlu mendorong terbentuknya Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) sebagai kelembagaan masyarakat yang mandiri dan tangguh dalam penyelenggaraan layanan sanitasi.

Petunjuk Teknis (PT) ini akan membahas tentang pengelolaan layanan sanitasi yang diselenggarakan oleh (kelembagaan) masyarakat, khususnya tentang pembentukan, pendampingan, dan pembinaan lembaga layanan sanitasi yang dikelola masyarakat.

Sebelum anda mempelajari lanjut modul ini, silakan untuk menjawab pertanyaan berikut dengan membayangkan kondisi kabupaten/kota anda bertugas saat ini:

Sejauh mana keaktifan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) wilayah kabupaten/kota anda bertugas dalam mengelola aset sanitasi di lingkup masyarakat?