Kerangka Pemantauan dan Evaluasi (Monitoring & Evaluation/Monev)

Mengapa Harus NAWASIS?

Berjuang untuk sanitasi yang lebih baik, lambat laun, akan rentan menjadi sekadar rutinitas. Rapat demi rapat dilakukan, peringatan demi peringatan digelar, namun akan sampai kapan? Sudahkah kita lebih dekat dengan tujuan, atau hanya berlari di tempat? Apakah kegiatan demi kegiatan yang dilakukan ada artinya dalam mencapai target yang telah ditetapkan?

Dalam hal ini, perjuangan menuntaskan akses sanitasi dan air minum bisa jadi mirip dengan lari maraton: prosesnya terasa (dan memang) panjang, juga butuh stamina yang terjaga dengan seksama. Mampu lari cepat di awal perjalanan jadi kecil artinya jika kemudian kita berhenti di tengah jalan. Kadang, itu masalah stamina. Namun tidak jarang, kita berhenti karena putus asa dan tidak sadar seberapa dekatnya kita dengan tujuan.

Di sinilah, evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan sanitasi di daerah menjadi penting. Kita perlu mampu menerjemahkan kegiatan demi kegiatan yang diadakan di kabupaten/kota menjadi kemajuan dalam mencapai tujuan. Untuk ini, NAWASIS diciptakan.

Mengenali NAWASIS, Alat Ukur Serbaguna

National Water and Sanitation Information Services (NAWASIS) merupakan pusat data & informasi sanitasi dan air minum berbasis web yang bermanfaat untuk memantau perkembangan sektor sanitasi dan air minum di Indonesia.

Pemanfaatan NAWASIS sebagai tools dalam memantau pelaksanaan pembangunan sanitasi dan air minum di daerah tertuang dalam RPJMN 2015-2019 dan juga SE Mendagri  No 845/9287/SJ dan No. 845/9288/SJ tahun 2017. Saat ini, NAWASIS telah digunakan sebagai salah satu indikator penilaian dalam beberapa ajang penghargaan di tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota.

Pernahkah anda mengakses portal NAWASIS sebelumnya untuk kepentingan monev (pemantauan dan evaluasi) progres implementasi SSK kabupaten/kota anda?

Dengan demikian, NAWASIS tidak hanya berperan sebagai alat pemantauan, tapi juga acuan perencanaan kegiatan. Secara umum, ada dua jenis kemajuan yang dipantau oleh NAWASIS:

  1. Kemajuan pelaksanaan kegiatan pada setiap milestone dalam konteks pendampingan implementasi.
  2. Kemajuan peningkatan akses sanitasi di daerah dan layanan sanitasi keberlanjutan.