Penyiapan Materi Advokasi

Modul Belajar 15 – Penyiapan Materi Advokasi

Tujuan:

Mendukung keberhasilan advokasi berjenjang untuk mendorong dilahirkannya kebijakan kepala daerah untuk pembangunan sanitasi, khususnya dalam percepatan peningkatan akses dan pengembangan layanan sanitasi berkelanjutan.

Sasaran:

  • Pokja Sanitasi/AMPL atau nama lainnya di kabupaten/kota
  • Pokja Sanitasi/AMPL atau nama lainnya di provinsi
  • OPD terkait sanitasi di kabupaten/kota dan provinsi
  • Fasilitator Implementasi di provinsi (berbagai keahlian)
  • Tenaga Ahli di Pusat yang bekerja di lingkungan PPSP
  • PMU dan PIU PPSP

Kegiatan dan Estimasi Waktu Pembelajaran:

  1. Mempelajari teks serta referensi yang disediakan : 45 menit
  2. Mengerjakan kuis pra-pelatihan : 15 menit

Pengantar:

Belajar dari pengalaman di berbagai kabupaten/kota, pembangunan sanitasi dapat berjalan dengan baik apabila adanya komitmen yang kuat dari berbagai pihak, salah satunya ialah kepala daerah (bupati/walikota). Dukungan bupati/walikota ini sangat menentukan keberhasilan pembangunan sanitasi yang berwujud kebijakan yang pro pembangunan sanitasi. Untuk meraih komitmen awal kepala daerahnya, pokja selaku mesin penggerak pembangunan sanitasi di daerah memerlukan sejumlah langkah taktis untuk menjangkau bupati/walikotanya melalui kegiatan advokasi.

Kegiatan advokasi ini tentunya tidak hanya tanggungjawab pokja itu sendiri, namun harus dilakukan secara berjenjang dan disusun bersama kolaborator/mitra inti advokasi (tim kecil/pelaksana pokja, kepala OPD). Akan sangat baik jika sekretaris daerah dapat terlibat untuk mengetahui dan menyetujui materi advokasi yang dibawakan agar tersusunnya materi advokasi yang dapat menarik perhatian dan dukungan kepala daerah tersebut.

Tentunya, materi advokasi tersebut harus ringkas, jelas, dan padat informasi. Dengan kata lain, materi tersebut dapat memberi gambaran jelas melalui penyajian data dan informasi penting, tentang perlunya penanganan menyeluruh untuk penuntasan akses sanitasi. Hal ini mencegah kurangnya tepatnya informasi yang dibawakan serta kurang akuratnya kebijakan yang dihasilkan.

Bagaimanakah tingkat komitmen kepala daerah wilayah anda bertugas terhadap peningkatan akses dan layanan sanitasi berkelanjutan?

Melalui penyusunan materi advokasi yang dilakukan secara berjenjang, akan ada proses internalisasi permasalahan, proses analisis permasalahan dan proses perumusan rekomendasi kebijakan di lingkungan pokja yang disepakati oleh para ketua OPD dan sekretaris daerah. Dengan demikian maka materi advokasi yang disampaikan relatif akan lebih dapat diterima oleh kepala daerah.