Survey dan Pendataan Tangki Septik

Modul Belajar 4 – Survey dan Rekapitulasi Data Tangki Septik

Tujuan:

  • Memandu kabupaten/kota dalam pendataan tangki septik;
  • Mengidentifikasi jumlah kepemilikan dan kondisi tangki septik serta kelayakan akses penyedotan lumpur tinja;
  • Membantu kabupaten/kota dalam pengambilan keputusan untuk penanganan dan intervensi program dalam upaya peningkatan akses (khusus SPALD-S);
  • Membantu kabupaten/kota memberikan pengetahuan dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang tangki septik yang sesuai standar teknis;

Sasaran:

  • Pokja Sanitasi/AMPL atau nama lainnya di kabupaten/kota
  • Pokja Sanitasi/AMPL atau nama lainnya di provinsi
  • OPD terkait sanitasi di kabupaten/kota dan provinsi
  • Fasilitator Implementasi di provinsi (berbagai keahlian)
  • Tenaga Ahli di Pusat yang bekerja di lingkungan PPSP
  • PMU dan PIU PPSP

Kegiatan dan Estimasi Waktu Pembelajaran:

  1. Mempelajari teks serta referensi yang disediakan : 45 menit
  2. Mengerjakan kuis pra-pelatihan : 15 menit

Pengantar:

Setelah Sekretaris Daerah mendukung tegas atas prioritas penanganan dan paket kebijakan di wilayah prioritas, Pokja bersama fasilitator mulai melaksanakan analisis multiaspek untuk menghasilkan skenario pengembangan layanan sanitasi berkelanjutan. Pengembangan skenario multiaspek tersebut difokuskan dalam lingkup konteks persiapan peningkatan layanan sanitasi di wilayah prioritas. Salah satu elemen terpenting dari penyelenggaraan layanan sanitasi adalah pengelolaan infrastruktur pengelolaan air limbah. Berkaitan dengan ini, Pokja bersama fasilitator dapat mengaplikasikan petunjuk teknis “Survey dan Rekapitulasi Data Tangki Septik” sebagai salah satu skenario multiapsek pengembangan layanan sanitasi berkelanjutan subsektor pengelolaan air limbah domestik.

Petunjuk Teknis “Survey dan Rekapitulasi Data Tangki Septik” ini lahir dari permasalahan minimnya ketersediaan data kepemilikan, kuantitas, dan kualitas tangki septik yang dimiliki oleh kabupaten/kota sehingga pemerintah kabupaten/kota sulit menentukan intervensi yang sesuai untuk peningkatan akses layak air limbah domestiknya (SPALD-S). Melalui petunjuk teknis ini, kabupaten/kota, khususnya pokja, memiliki gambaran tentang langkah pendataan tangki septik untuk menyusun/mengembangkan database tangki septik warga. Database inilah yang akan membantu pokja kabupaten/kota menentukan rekomendasi intervensi atau penanganan yang pas berdasarkan data yang ada, khususnya terkait upaya peningkatan akses layak air limbah domestik (SPALD-S).

Apa sajakah upaya intervensi yang dilakukan oleh kabupaten/kota anda dalam meningkatkan akses layak air limbah domestik?